Selasa, 02 Januari 2018

Sejarah Windows 3.0

Windows 3.0 merupakan versi ketiga dari sistem operasi berbasis graphical user interface yang dibuat oleh Microsoft Corporation yang dirilis pada tanggal 22 Mei 1990.
Windows 3.00 memiliki semua kelebihan dari Windows 2.xx, seperti dukungan untuk kartu grafis VGA (bahkan untuk kartu SVGA atau XGA), icon yang lebih kaya, dan GUI yang sedikit lebih manis dibandingkan dengan Windows 2.xx.
Windows 3.xx dapat menjalankan banyak MS-DOS Prompt dan aplikasinya secara multitasking, karena lingkungan DOS Virtual Machine dalam Windows 3.xx sedikit dirombak oleh Microsoft. Windows 3.xx dapat menggunakan memori di atas 640 KB (dalam DOS, range alamat memori dari 0 Byte hingga 640 kilobytes disebut dengan conventional memory, di mana semua aplikasi berjalan) sehingga para pengembang pun dapat mengembangkan aplikasi yang lebih kuat karena memiliki memori yang jauh lebih tinggi dibandingkan 640 kilobytes batasan DOS.
Salah satu penyebab populernya Windows 3.00 adalah karena Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) untuk Windows 3.00, sehingga para pengembang akan lebih mudah dalam menulis dan mengembangkan aplikasinya untuk Windows. Setelah versi 3.0 diluncurkan, banyak pengembang memfokuskan untuk mendesain banyak aplikasi untuk Windows, tetapi yang paling berkembang dengan pesat adalah driver perangkat keras untuk Windows 3.00. Windows 3.00 menggunakan arsitektur Virtual Device Driver (VXD) yang dapat meminimalisasi ketergantungan setiap driver untuk perangkat keras tertentu dengan menambahkan sebuah lapisan (disebut virtual driver) antara hardware dan kernel sistem operasi.
Windows 3.00 memang cukup sukses di pasaran, tetapi Windows 3.10 jauh lebih sukses dibandingkan dengan Windows pendahulunya itu, bahkan disebut sebagai best-selling GUI dalam sejarah. Microsoft meluncurkan Windows 3.10 pada tanggal 6 April 1992, dilengkapi dengan fitur multimedia (MIDI, Wave, CD Audio), dan TrueType Font (TTF). Fitur multimedia yang disertakan menggunakan MCI (Media Control Interface), tetapi hanya mendukung tiga jenis media saja: MIDI Sequencer, Wave Audio, dan CD Audio; sedangkan TrueType Font merupakan pelengkap fitur WYSIWYG beberapa aplikasi, sehingga para pengguna dapat melihat hasil cetakan serupa dengan apa yang mereka lihat di layar.
Windows 3.10 juga mendukung penggunaan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Del—yang pada DOS dapat digunakan sebagai tombol sakti untuk melakukan restart komputer sebagai tombol sakti untuk menampilkan daftar aplikasi, atau menutup sebuah aplikasi, baik yang sedang berjalan atau yang sedang tidak merespons.
Windows 3.10 juga telah mendukung fitur drag-and-drop, yang berarti pengguna tidak perlu melakukan operasi copy objek dari sebuah tempat lalu mem-paste-kannya ke tempat tujuannya, melainkan cukup dengan menyeret objek tersebut ke lokasi baru. Selain untuk objek seperti ikon atau berkas, Windows 3.10 juga mendukung Objek OLE (Object Linking and Embedding) untuk di-drag-and-drop dari satu lokasi ke lokasi lainnya. OLE mengizinkan pengguna untuk memasukkan elemen dari sebuah berkas ke dalam berkas lainnya (seperti memasukkan worksheet Microsoft Excel dalam dokumen Microsoft Word).
Selain Windows 3.10 untuk pengguna rumahan biasa, Microsoft juga meluncurkan versi lain dari Windows 3.10, yaitu Windows 3.10 for Workgroups (disebut juga dengan Windows 3.10 WFW). Sesuai dengan namanya, Windows WFW mendukung penggunaan secara native jaringan peer-to-peer antar komputer dengan Windows WFW lainnya. Layanan yang diberikannya berupa berkas sharing dan printer sharing. Selain itu juga, Microsoft menambahkan program mail client (Microsoft Mail) dan workgroup scheduler (Microsoft Schedule+).
Setelah Windows 3.10 sukses di pasaran, Microsoft tidak langsung berhenti di tempat begitu saja untuk menikmati hasilnya: mereka malahan merevisi Windows 3.10 menjadi 3.11 dan diluncurkan pada tanggal 8 November 1993. Sebagaimana namanya sebuah revisi, Windows 3.11 tidak menambahkan fungsi atau fitur baru ke dalam Windows, melainkan hanya memperbaiki bug yang terdapat dalam Windows 3.10 tersebut. Windows 3.11 merupakan versi "gratis" yang dapat di-download dari website Microsoft bagi yang sebelumnya memiliki versi 3.10, karena merupakan versi upgrade saja. Bagi pengguna lain yang belum memiliki versi 3.10, maka Microsoft mewajibkannya untuk membeli software tersebut, atau langsung membeli versi 3.11 dengan harga yang sama dengan versi sebelumnya. Karena harganya yang sama, Microsoft menarik Windows 3.10 dari pasaran dan menggantinya dengan Windows 3.11.
Setelah cukup lama berada di pasaran, Windows WFW 3.10 pun di-upgrade oleh Microsoft dengan Windows WFW 3.11 pada bulan Februari 1994. WFW ditujukan untuk mendukung jaringan LAN yang kala itu sangat populer digunakan, meskipun protokol jaringan default yang digunakan adalah NetBEUI, yang belum mendukung routing antar protokol internet-work lainnya, seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Microsoft menyadarinya, dan memungkinkan para pengguna untuk menambahkan protokol-protokol yang digunakan dalam jaringan Local Area Network seperti TCP/IP atau IPX/SPX secara manual.
WFW 3.11 juga dapat terkoneksi ke domain Windows NT, atau workgroups biasa dan juga mendukung Remote Administration Services (RAS). Selain itu WFW juga mendukung jaringan yang dikepalai oleh NOS (Network Operating System) Novell NetWare, karena pada tahun 1993-1994, Novell merupakan perusahaan pembuat NOS yang terpopuler dan digunakan pada hampir 75% pasar LAN—sisanya adalah UNIX dan Windows NT yang baru keluar.

Sumber Admin : https://id.wikipedia.org/wiki/Windows_3.x

Sejarah Windows NT

Sejarah windows NT


Windows NT Server adalah sistem operasi untuk server yang sistem operasinnya 32 bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000,Windows XP,Server 2003 dan Windows Vista.Sistem Operasi tersebut pada awalnnya mendukung beberapa Platform Mikroprosesor.Windows NT Server ini tidak dibangun dari MS-Dos (tidak seperti Windows 95)Mampu mengamati 4 Gb.
Sejarah
Windows NT sebenarnya dibangun dari puing-puing sisa pengembangan dari sistem operasi IBM OS/2 versi 3.0, di mana dalam pengembangan sistem operasi tersebut Microsoft dan IBM melakukan pengembangan secara bersama-sama. Beberapa saat sebelum sistem operasi tersebut rampung, Microsoft dan IBM mengakhiri hubungan mereka, dan akhirnya proyek IBM OS/2 pun terbengkalai. Hal ini diakibatkan oleh kesuksesan sistem operasi grafis yang berjalan di atas MS-DOS,Microsoft Windows versi 3.0, yang terjual lebih dari sejuta salinan dalam waktu kurang dari sebulan. Sistem operasi IBM OS/2 versi 3.0 ini memiliki nama kode NTOS/2. Dan akhirnya, Microsoft mengembangkan Windows NT sendirian, tanpa dibantu oleh IBM.
Selanjutnya, Microsoft merekrut beberapa orang pengembang sistem operasi dari Digital Equipment Corporation (DEC), yang keluar dari perusahaan lama akibat kurang puas karena proyek yang sedang dikerjakannya dihentikan secara paksa. Tim pengembang tersebut dikepalai oleh David Neil Cutler, Sr, yang juga terkenal dengan sistem operasi VMS dan RSX/11M dari DEC. Akhirnya, proyek NTOS/2 pun diubah namanya menjadi WNT.
Selama tiga tahun pengembangan, Windows NT pun akhirnya menjadi sistem operasi yang benar-benar baru. Bebas dari kode 16-bit milik MS-DOS, mendukung operasi 32-bit, dan semua fitur yang ditawarkan oleh mikroprosesor 32-bit, seperti dapat mengalamati memori hingga 4 Gigabyte, dan mode terproteksi. Selain itu, Windows NT didesain agar kompatibel dengan sistem operasi terdahulu, seperti MS-DOS (yang dijalankan dengan menggunakan teknik emulasi), IBM OS/2, dan sistem operasi berbasis POSIX (yang telah diubah kodenya untuk Windows 32-bit).
Edisi
Windows NT diluncurkan dalam beberapa edisi, meskipun produk tersebut dibangun dari kode sumber yang sama, yaitu sebagai berikut:
  1. Windows NT Workstation, yang dikhususkan untuk penggunaan padaworkstation jaringan.
  2. Windows NT Server, yang dikhususkan untuk penggunaan pada serverjaringan.
  3. Windows NT Enterprise Server atau Windows NT Advanced Server, yang sama-sama ditujukan untuk penggunaan pada server jaringan, tetapi menawarkan lebih banyak fungsi dan fitur daripada Windows NT Server standar.
Versi
Sejak pertama kali diluncurkan, Windows NT telah mengalami beberapa perbaikan versi, yaitu sebagai berikut.
  1. Windows NT versi 3.1.
  2. Windows NT versi 3.50.
  3. Windows NT versi 3.51.
  4. Windows NT versi 4.0.
  5. Windows NT versi 5.0 (atau dikenal dengan Windows 2000, versi internalnya 5.0 build 2195).
  6. Windows NT versi 5.1 (atau dikenal dengan Windows XP, versi internalnya 5.1 build 2600).
  7. Windows NT versi 5.2 (atau dikenal dengan Windows Server 2003, versi internalnya 5.2 build 3790).
  8. Windows NT versi 6.0 (atau dikenal dengan Windows Vista).
Windows NT versi 6.1 (atau yang dikenal dengan Windows Server 2008, yang memiliki codename Longhorn Server
Kelebihan Windows NT Server
  1. Peningkatan Kapasitas Server untuk melayani lebih Simultan Koneksinnya.
  2. Driver disk yang fault toleran yang mendukung disk mirroring dan disk stripping dengan parity (RAID 1 dan RAID 5)
  3. Bebas dari Kode 16 Bit milik MS-Dos,mendukung operasi 32 bit dan semua Fitur yang ditawarkan oleh Microprosesor 32 bit seperti dapat mengamati memori hingga 4 Gb dan Terproteksi.
  4. Di Desain agar kompatibel dengan Sistem Operasi terdahulu seperti MS-Dos,IBM OS/2.
  5. Peningkatan kemampuan layanan server TCP/IP seperti DHCP,WNS dan DNS.
  6. Tool untuk mengintegrasikan Netware dan memonitoring Jaringan.
  7. Model keamanan berbasis Domain penuh.
  8. Terdapat Layanan untuk Macintosh.
  9. Bisa Membooting jarak jauh untuk client.
  10. Terintegrasi Paket Back Office.
  11. Terdapat Network Client Administrator.
Kekurangan Windows NT Server
1. Browser yang digunakan sebagai sistem dasar pada sistem perangkat bantu administrasi banyak menggunakan Javascript dan Active X, ternyata mengakibatkan proses sangat lambat. Hal yang sama dengan PC yang menggunakan processor 300 MHz AMD dan 128 MB SDRAM serta 100 MHz Bus tidak bisa diharapkan bekerja dengan lancar seperti yang diharapkan.
2. Pengubahan konfigurasi yang mendasar jarang dapat dilakukan dengan berhasil. Hal ini berlaku untuk nilai default, Format file Log yang bersifat propritary dan juga pilihan default-indeks, yang kesemuanya secara standar selalu harus disimpan pada drive C. Administrator dalam hal ini harus melakukan pekerjaan yang tak perlu, hingga sistem keseluruhan berjalan sebagaimana mestinya, sebelum dapat melakukan perubahan.
3. Dokumentasi online, yang praktis tidak diperlukan, ketika sistem keamanan tertinggi Active X telah dipilih menyebabkan strategi keamanan yang kurang baik pada IIS.

4. Dari kasus tersebut diatas, maka dibutuhkan pengubahan konfigurasi yang sangat kompleks untuk ISS Server, yang dapat dikatakan sangat sulit dan merepotkan sekali. Dari pihak administrator berpendapat kegiatan perubahan file Registry adalah pekerjaan yang relatif berat untuk sistem yang menggunakan Windows NT sebagai sistem operasinya.

Sumber Admin : http://tkj1class.blogspot.co.id/2013/10/sejarah-windows-nt.html

Sejarah Dan Perkembangan DOS

Sejarah DOS (Disk Operating system).


   MS-DOS singkatan dari microsoft Disk Operating system operasi adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengan-nya.Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem mainstrem sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pada mainstrem yang disebut sebagai microsoft windows.
    MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS Tidak kurang hingga delapan kali menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan microsoft dalam memproduksi perangkat lunak dari sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.

    MS-DOS sebenarnya di buat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim  Patterson yang belakangan direktur oleh mikrosoft untuk mengembangkan DOS pada Tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi  dengan nama  Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty operating system), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Mikrosoft pun membeli lisensinya dengan harga 50.000 dolar  Amerika SCP lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS selanjutnya saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM-PC mikrosoft pun menjual Lisensi MS-DOS kepada IBM.

Perkembangan DOS
  IBM dan mikrosoft selanjutnya merilis versi-versi DOS dimana versi IBM yang langsung Bundel dengan komputer IBM PC disebut dengan”IBM PC-DOS” singkatan dari international Business Machine personal Computer Disk Operating System.

Pada awalnya IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Mikrosoft seperti program-programnya  atau utilitas yang disertakannya karena itulah versi IBM selalu dirilis oleh lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS tapi MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS karena  mikrosoft sedang mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS yang disebut dengan OS/2.

MS-DOS pun berkembang dengan cepat dengan fitur-fitur signifikan yang diambil  dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Mikrosoft  Xenik salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan  oleh mikrosoft dan DR-DOS milik Digital Research serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton utilities dari symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti mikrosoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (Produk yang diadopsi seperti mikrosoft Anti-virus) manager memory diperluas atau EMM (Expanded memory manager) QEMM dari Quarter (produk yang di adopsi seperti EMM386) kompresi disk atau disk Compression Drivespace dari Stac Eelektronics dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.
Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut  dengan Intel 80286 mikrosoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang dsebut dengan OS/2 yang pd dasarnya adalah versi MS-DOS yng berjalan dengan modus terproteksi (protected mode) kemudian mikrosoft meninggalkan  proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pemgembangan mikrosoft windows dan mikrosoft windows NT.Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM tapi sangat kurang populer pada komputer IBM-PC atau kompotibel.GEM ternyata mendapat  pasarnya pada mesin komputer ATARI ST,tapi akhirnya disalip lagi oleh mikrosoft dengan versi windows 3.0.

Berbagai versi-versi dari MS-DOS di antaranya yaitu

1.  Versi 1.00
2.  Versi 1.1
3   Versi 1.25
4.  Versi 2.0
5.  Versi 2.05
6.  Versi 2.10
7.  Versi 2.11
8.  Versi 3.00
9.  Versi 3.10
10.Versi 3.20
11.Versi 3.30
12.Versi 3.40
13.Versi 4.01
14.Versi 5.0
15.Versi 6.0
16.Versi 6.20
17.Versi 6.22
18.Versi 7.0
19.Versi 7.10

Disamping itu Dos juga mempunyai kelebihan dan kekurangan yaitu :

Kelebihan DOS
- Dos menampilkan program yang lebih realitis dibandingkan windows karena beberapa command dari windows itu sendiri mengadaptasi dari DOS (misalkan command virusk untuk memyembunyikan attribut).

Kekurangan DOS
- Dos tidak GUI jadi otomatis lebih rumit karena pakai command line interface
-Windows yang sekarang (NT Tech) tidak begitu kompatibel dengan program DOS sebagai buktinya jika anda jalanin program DOS tanpa lewat CMD langsung ditutup sama windowsnya.

Semoga Bermanfaat.

Sumber Admin : http://rudy-waruwu.blogspot.co.id/2013/11/sejarah-dos-disk-operating-system.html

Sejarah Microsoft Windows

Microsoft Windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis graphical user interface (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987 akibat kurang suksesnya Windows versi 1.0. Sebab Windows 1.0 kurang sukses adalah karena kurangnya aplikasi yang mendukung Windows 1.x.
Windows 2.x mendukung penggunaan kartu grafis dengan spesifikasi VGA (Video Graphics Array), sehingga dapat menampilkan resolusi hingga 640x480 pada kedalaman warna 4-bit (16 warna). Selain itu, Windows 2.x juga mendukung penggunaan prosesor Intel 80286, prosesor pertama dengan kemampuan untuk memproteksi area memori atau dikenal dengan protected mode meski tidak dapat melakukan switching kembali ke dalam real modetanpa harus melakukan restart komputer. Pengguna dapat menjalankan program loader Windows yaitu berkas WIN.COM dengan tambahan switch /S untuk mode standar, dan /2 untuk mode 286.
Ketika Intel telah meluncurkan prosesor Intel 80386 yang memiliki kemampuan protected mode dan juga dapat kembali ke dalam real mode, Microsoft pun meluncurkan Windows 2.03 for Intel 386 untuk mendukungnya. Versi Windows 2.03/386 dapat menjalankan banyak program DOS dalam MS-DOS Promptyang dimilikinya. Karena fitur-fitur ini, banyak pengembang di luar Microsoft mengembangkan software yang mendukung Windows 2.x, seperti Corel Drawdan Adobe PageMaker. Microsoft pun mengeluarkan Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows

Sumber Admin : https://id.wikipedia.org/wiki/Windows_2.0

Sejarah dan perkembangan LINUX

Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.
Dalam waktu singkat UNIX berkembang dalam dua jalur : UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.
Salah satu diantaranya adalah MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU.
Berawal dari sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.
Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas Helsinki, Finlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dariMinix.
Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum pada tahun 1987.
Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :
  •  Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas
  •  Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.
  •  Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi pengembangan terakhir.
  •  Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan
Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.
Sejarah Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver
Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat menarik, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya
TUX, nama seekor pinguin yang menjadi logo maskot dari linux. TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).

Sumber Admin : https://www.linux.or.id/sejarah-dan-perkembangan-linux.html

Minggu, 19 November 2017

Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak Tanpa Ribet

 Apakah Anda memiliki hardisk yang rusak? Pasti yang berada dipikiran Anda adalah bagaimana cara memperbaiki hardisk yang rusak itu? Hardisk merupakan komponen utama komputer, jika hardisk yang rusak, maka bisa dikatakan kemungkinan Anda akan kehilangan file-file yang berada di dalam hardisk dan komputer Anda tidak bisa digunakan untuk membantu pekerjaan Anda. Namun, Anda bisa mencoba melakukan tips sederhana di bawah ini untuk memperbaiki berbagai masalah hardisk yang rusak.

Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak Tidak Bisa Booting

Jika Anda memiliki komputer yang baru dirakit, dan Anda mencoba untuk menjalankan komputer tapi sayangnya komputer tidak dapat booting dari hardisk, mungkin ini penyebabnya :
  1. Komputer Anda belum mempunyai sistem operasi
  2. Tegangan masuk pada hardisk belum ada
  3. Kabel data tidak terpasang/tidak tepat kedudukannya pada motherboard
  4. Hardisk tidak terdeteksi oleh BIOS
Cara mengatasi permasalahan komputer di atas sebagai berikut :
  1. Instal sistem operasi windows pada hardisk Anda terlebih dahulu.
  2. Periksa kabel power supply yang menancap di hardisk, apakah sudah tertancap benar atau belum
  3. Pastikan kabel data tertancap dengan benar pada tempatnya di motherboard
  4. Lakukan pemeriksaan pada BIOS Anda, lalu setting ulang
cara memperbaiki hardisk yang rusak tidak bisa booting

Cara Memperbaiki Hardisk Rusak Muncul Pesan "HDD controller failure"

Jika Anda memulai menghidupkan komputer, kemudian komputer baru start dan dilayar monitor muncul pesan "HDD controller failure" maka bisa dikatakan penyebabnya pada jumper master, slave, cable select yang belum terpasang atau salah pasang. 
cara memperbaiki hardisk yang rusak hardisk controller fail
Cara mengatasinya periksa kembali pemasangan jumper slave pada hardisk, cek kabel colokan pada tidak ada masalah pada colokannya, jika tidak ada masalah, pasang jumper pada posisi master.

Cara Memperbaiki Hardisk Rusak Tidak Bisa Membaca Data

Jika Anda memiliki hardisk yang tidak bisa/susah membaca data, maka bisa dikatakan hardisk Anda sedang rusak. Namun, Anda jangan khawatir, mungkin ini penyebabnya :
  1. Terdapat Bad Sector pada hardisk Anda (baca : cara memperbaiki hardisk bad sector)
  2. Hardisk Anda sedang terkena serangan virus
Cara mengatasi permasalahan hardisk yang tidak bisa membaca data di atas sebagai berikut:
Cara Memperbaiki Hardisk Rusak Tidak Bisa Membaca Data
  1. Untuk permasalahan hardisk bad sector, Anda bisa gunakan low level format untuk memperbaikinya. ( Download : http://hddguru.com/software/HDD-LLF-Low-Level-Format-Tool/ ) 
  2. Lakukan scanning full hardisk Anda menggunakan software anti virus yang Anda miliki

Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak Lambat/Lemot untuk Menyimpan/Membaca Data

Jika Anda melakukan penyimpanan data atau melakukan aktivitas mengkopi file pada komputer Anda terasa sangat lama dan lemot (baca: cara mengatasi komputer lemot), maka bisa dipastikan itu permasalahan pada hardisk. Penyebab secara umum yang sering terjadi adalah :
  1. Kapasitas hardisk sudah hampir penuh dengan data file yang Anda punya
  2. Hardisk Anda tidak pernah didefrag sama sekali
  3. Hardisk terkena serangan virus
Solusi untuk memperbaiki hardisk yang lambat untuk penyimpanan dari penyebab di atas adalah:
  1. Kurangi data file yang berada di dalam hardisk dengan memindahkan ke hardisk eksternal atau dengan menghapus data yang dirasa kurang penting
  2. Lakukan defregment hardisk
  3. Lakukan full scan pada hardisk Anda
Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak Lambat

Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak dan Tidak Ada Reaksi

Jika hardisk Anda tidak berfungsi atau bahkan tidak ada reaksi apa-apa setelah Anda menghidupkan komputer, maka bisa dipastikan ini penyebabnya:
  1. Motor hardisk sudah tidak bisa lagi berputar/sudah rusak
  2. Catu daya power supply tidak tersambung dengan benar
Solusi untuk mengatasinya sebagai berikut :
Cara Memperbaiki Hardisk Yang Rusak dan Tidak Ada Reaksi
  1. Jika Anda mampu memperbaikinya, ganti motor hardisk Anda
  2. Pastikan kabel dari power supply ke hardisk terpasang dengan benar agar tegangannya normal

Video Cara Memperbaiki Hard Disk

Source : Youtube.com
Nah, itulah cara memperbaiki hardisk yang rusak tanpa ribet dari berbagai kerusakan gejala yang muncul. Dan tidak salahnya Anda memperbaikinya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli hardisk yang baru. Terlebih juga yang paling penting adalah data-data yang berada di dalam hardisk. Namun, jika tips di atas tidak 100% berhasil memperbaiki hardisk yang rusak, maka Anda bisa memutuskan untuk membeli kembali hardisk baru. Salam belajar Komputer
Sumber Admin : https://panduankomputer-laptop.blogspot.com/2016/02/cara-memperbaiki-hardisk-yang-rusak.html

Cara Perbaiki Warna Layar Laptop yang Bermasalah

Pernahkan Anda merasa monitor PC atau laptop yang digunakan menampilkan warna yang aneh, entah itu terlalu hijau atau biru, bahkan bisa juga terlalu tinggi kontrasnya? Hal tersebut memang bisa diatasi dengan berbagai cara, salah satunya adalah mengatur kalibrasi warna dari monitor yang digunakan. Namun, bagaimana dengan pengguna laptop?

Jika Anda menggunakan sistim operasi Windows (khususnya Windows 10), Anda bisa melakukan kalibrasi warna melalui fasilitas yang sudah disediakan oleh Microsoft bernama Color Calibration. Fitur ini bisa Anda temukan di Control Panel dan bisa diakses langsung melalui fitur pencarian di Start Menu.Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan kalibrasi warna di Windows 10:

1. Akses fitur Color Calibration melalui start menu



2. Klik Next beberapa kali hingga terdapat menu untuk mengatur tingkat Gamma pada layar. Pastikan tingkat Gamma tidak terlalu kurang atau berlebih dengan cara memastikan tidak ada titik putih atau hitam pada tengah lingkaran yang ditampilkan di layar.



3. Selanjutnya Anda akan dibawa ke pengaturan tingkat kecerahan dan kontras layar. Karena laptop tidak bisa diatur tingkat kecerahan dan kontras secara manual (kecuali disediakan melalui software pihak ketiga dari produsen laptop), Anda bisa melewati bagian ini dengan memilih "Skip".



4. Nanti Anda akan tiba di pengaturan warna dimana Anda bisa mengatur tingkat kecerahan untuk warna merah, hijau, dan biru. Sesuaikan tiga pengaturan melalui slider yang ada sehingga warna putih di layar benar-benar terlihat putih.



5. Setelah selesai, Anda bisa menekan tombol "Next" dan pilih "Use current settings" untuk menggunakan pengaturan kalibrasi warna yang baru.


Sumber Admin : http://teknologi.metrotvnews.com/tips-trik/4KZEjPwk-cara-perbaiki-warna-layar-laptop-yang-bermasalah